18 Januari 2010 jam 12:04
Puisi I
(Untuk saudara-saudaraku, mari upayakan pembinaan terbaik untuk adik-adik kita ^^)
Aku ada beberapa untuk mereka,
Potongan sapa yang boleh dirangkai jadi manik kaca
Juga ada beberapa warna-warni tawa
Yang boleh dipilin jadi tali sutra
Tolong kamu sempurnakan liontinnya
Boleh dari do’a ataupun canda
Nanti kita hadiahkan bersama-sama
Puisi II
(Terinsiprasi dari kuliah lapangan biosistematika di tujuh ekosistem Pangandaran)
Setelah cukup panjang menelisik padang lalang
Dan menyisihkan jejak karang
Aku hanya sedikit paham tentang estuari di hadapan kita
Kesamaan macam apa yang perlu kita upayakan
Agar kita tetap dua arus namun satu rasa
Puisi III
(Muhasabah semester tiga)
Bagaimana dengan jelaga yang menggigiti hati
Setelah koyak sebelah langkah
masih lengah juga melenggang di luar gelanggang
Meski telah patah bahkan belum sempat diasah
Tak akan menyerah walau lemah
Tuhan…aku tak ingin rugi
dalam perdagangan ini
Puisi IV
(Untuk saudara-saudariku yang milad)
Tiupan lilin keberapa yang kau perlukan
Untuk membawamu pada kesadaran
Ada ujung dari setiap awal
Tampilkan postingan dengan label bukan Kromosom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bukan Kromosom. Tampilkan semua postingan
Rabu, 10 Februari 2010
Rapat itu Menyenangkan
20 Januari 2010 jam 15:00
Rapat itu Menyenangkan
Dimulai dengan basmalah, agar niat lurus karena Allah
Selanjutnya tilawah, agar majelisnya menjadi berkah
Kemudian bertukar kabar, jadi suasana semakin segar
Kadang berbagi sekilas cerita, jadi semakin merasa keluarga
Pemimpin bersila di antara kubu perempuan dan laki-laki
dipasang hijab untuk menjaga hati
Di tengah diskusi, biasa diedarkan konsumsi
Namanya adalah konsekuensi, untuk yang terlambat datang tadi
Agenda rapat telah dipersiapkan, biar waktu terefektifkan
Semua peserta saling menghormati, kritik saran dihargai
Semua agenda telah selesai, sebentar lagi rapatnya usai
Mari tutup dengan hamdalah dan do'a, semoga diampuni segala dosa
*Satu di antara rapat yang menyenangkan itu bernama
Syuro' DIvisi Pembinaan Anggota Majelis Ta'lim Salman ITB :-D
Rapat itu Menyenangkan
Dimulai dengan basmalah, agar niat lurus karena Allah
Selanjutnya tilawah, agar majelisnya menjadi berkah
Kemudian bertukar kabar, jadi suasana semakin segar
Kadang berbagi sekilas cerita, jadi semakin merasa keluarga
Pemimpin bersila di antara kubu perempuan dan laki-laki
dipasang hijab untuk menjaga hati
Di tengah diskusi, biasa diedarkan konsumsi
Namanya adalah konsekuensi, untuk yang terlambat datang tadi
Agenda rapat telah dipersiapkan, biar waktu terefektifkan
Semua peserta saling menghormati, kritik saran dihargai
Semua agenda telah selesai, sebentar lagi rapatnya usai
Mari tutup dengan hamdalah dan do'a, semoga diampuni segala dosa
*Satu di antara rapat yang menyenangkan itu bernama
Syuro' DIvisi Pembinaan Anggota Majelis Ta'lim Salman ITB :-D
Aku di Sampingmu, Teman..
26 Januari 2010 jam 10:59
Teman,
aku datang padamu bukan untuk membawakan kemenangan
tidak juga aku datang untuk menjamin keberhasilan
aku datang kemari dengan membawa kamera
untuk mengabadikan senyum sumringahmu di panggung sana
sambil mengangkat piala juara satu
dan dari atas panggung kau senyum padaku
Aku hanya bisa membagi sedikit air mineral di tengah hausmu
atau hanya bisa mengusap pundakmu berharap meredakan grogimu
tapi kau harus tahu
aku ke sini pakai ongkos dari uang jajanku
juga aku meninggalkan adik-adik kecilku
Bersungguh-sungguhlah!!
karena dialog telah disiapkan
juga kostum telah disempurnakan
dan tanda peserta pantang ditanggalkan
Bersiaplah!!
Kau peserta pertama kontes ini
dan akan memukau semua orang di sini
ruangan ini akan bercahaya
karena kau bintang paling terang yang akan berjaya
Teman,
aku datang padamu bukan untuk membawakan kemenangan
tidak juga aku datang untuk menjamin keberhasilan
aku datang kemari dengan membawa kamera
untuk mengabadikan senyum sumringahmu di panggung sana
sambil mengangkat piala juara satu
dan dari atas panggung kau senyum padaku
Aku hanya bisa membagi sedikit air mineral di tengah hausmu
atau hanya bisa mengusap pundakmu berharap meredakan grogimu
tapi kau harus tahu
aku ke sini pakai ongkos dari uang jajanku
juga aku meninggalkan adik-adik kecilku
Bersungguh-sungguhlah!!
karena dialog telah disiapkan
juga kostum telah disempurnakan
dan tanda peserta pantang ditanggalkan
Bersiaplah!!
Kau peserta pertama kontes ini
dan akan memukau semua orang di sini
ruangan ini akan bercahaya
karena kau bintang paling terang yang akan berjaya
Mari kita kuliah. Meskipun lebih nyaman pulang ke rumah
02 Februari 2010 jam 17:56
Bismillahirrahmaanirrahiim
Hujan ini terlalu deras untuk dihadapi sepayung berdua
Apalagi dengan tas besar yang minta diprioritaskan
sedangkan payung tidak cukup melindungi meski untuk sendiri saja
Tapi mundur bukanlah pilihan, mari tetap berjalan!
Dan waktu sudah menunjukkan pukul satu siang kurang
Sementara labtek biru masih jauh di ujung dunia sana
Tangga double helix terbayang menjulang
Kita masih tergopoh-gopoh di gerbang Ganesha
Air hujan sudah tembus sampai ke sepatu
Dan kaos kaki sudah basah setiap benangnya
Pun begitu dengan kerudung, rok dan baju,
Tapi kok kita malah tertawa-tawa ya?
Mari kita kuliah !!!
Meskipun lebih nyaman pulang ke rumah
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan atau pun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Q.S. At-Taubah : 41)
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. (Q.S. At-Taubah : 38)
Bismillahirrahmaanirrahiim
Hujan ini terlalu deras untuk dihadapi sepayung berdua
Apalagi dengan tas besar yang minta diprioritaskan
sedangkan payung tidak cukup melindungi meski untuk sendiri saja
Tapi mundur bukanlah pilihan, mari tetap berjalan!
Dan waktu sudah menunjukkan pukul satu siang kurang
Sementara labtek biru masih jauh di ujung dunia sana
Tangga double helix terbayang menjulang
Kita masih tergopoh-gopoh di gerbang Ganesha
Air hujan sudah tembus sampai ke sepatu
Dan kaos kaki sudah basah setiap benangnya
Pun begitu dengan kerudung, rok dan baju,
Tapi kok kita malah tertawa-tawa ya?
Mari kita kuliah !!!
Meskipun lebih nyaman pulang ke rumah
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan atau pun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Q.S. At-Taubah : 41)
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. (Q.S. At-Taubah : 38)
Langganan:
Postingan (Atom)
